Juragan Review

Ingin Membeli Celana Kulot? Ketahui Dulu 3 Bahan Berikut Ini!

JuraganReview.comCelana Kulot | Celana kulot tengah menjadi pilihan bagi para wanita. Bukan hanya karena modelnya yang modis, celana kulot juga dipilih karena memberikan keleluasaan saat bergerak. Namun, terbuat dari material apa sajakah celana kulot yang ada di pasaran saat ini? Berikut ini 3 material yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli celana kulot panjang.

Celana Kulot

Celana Kulot (Sumber : Elevenia.co.id)

Polyester

Bahan Polyester merupakan material yang paling sering digunakan untuk pembuatan celana kulot panjang. Bahan Polyester dipilih karena bobotnya yang ringan saat dikenakan. Tak hanya itu, celana kulot dengan bahan polyester juga dikenal tidak mudah kusut dan tahan lama hingga seharian. Karena sifatnya yang tidak mudah kusut, celana kulot dengan material Polyester cocok digunakan untuk Anda yang bergerak aktif sepanjang hari baik diluar maupun di dalam ruangan.

Lalu, dari manakah asal bahan Polyester? Polyester merupakan bahan yang terbuat dari serat buatan. Serat buatan yang digunakan pada bahan Polyester berasal dari petroleum atau minyak bumi. Pada proses pembuatannya digunakan serangkaian reaksi kimia yang begitu rumit hingga menjadi serat Polyester. Selain itu, bahan polyester yang dikenal tidak mudah kusut berasal dari materialnya yang berasal dari serat buatan. Celana kulot panjang yang berbahan polyester akan menyusut ketika terkena panas yang berlebihan. Oleh karena itu, hindari penggunaan air panas saat Anda mencuci celana kulot panjang yang berbahan polyester.

BACA JUGA :
Inilah Tempat Wisata Paling Populer Di Kota Bandung

Pleated

Bahan lainnya yang biasa digunakan sebagai material celana kulot panjang adalah Pleated. Celana Kulot berbahan pleated memiliki pola yang berlipat-lipat. Pola yang dimiliki bahan ini cenderung unik dan dapat menjadi pilihan bagi Anda yang bosan dengan celana kulot yang berbahan itu-itu saja.

Celana kulot panjang berbahan pleated memiliki beragam kelebihan, salah satunya adalah tidak mudah kusut sepanjang hari. Ya, sama halnya dengan celana kulot berbahan polyester, celana kulot berbahan pleated juga cenderung tidak mudah kusut meski digunakan sepanjang hari. Tak hanya itu, motif berlipat-lipat yang dimiliki juga membuat penggunanya akan merasakan sensasi celana yang elastis ketika dikenakan. Karena lebih elastis, celana kulot berbahan pleated cocok untuk digunakan saat travelling ataupun bekerja karena tidak membatasi gerak si pemakai.

BACA JUGA :
Jadwal Buka dan Pengiriman JNE Terbaru 2017

Keuntungan lainnya dari penggunaan celana kulot berbahan pleated adalah proses pencuciannya. Untuk membersihkan celana ini, Anda hanya perlu merendamnya dengan deterjen tanpa perlu menyikatnya. Kemudian, Anda dapat langsung mengeringkannya tanpa menggunakan mesin cuci. Lalu, Anda dapat langsung menyimpannya tanpa perlu menyetrikanya terlebih dahulu.

Lace

Tak hanya polyester dan pleated, celana kulot panjang juga tersedia pada bahan lace. Lace atau brukat umumnya identik dengan orang tua karena gayanya yang cukup klasik. Karena kesan tua yang ditampilkan, tak jarang anak muda yang enggan untuk menggunakan pakaian yang berbahan Lace atau brukat.

Seiring dengan berkembangnya gaya busana, material Lace digunakan pada celana kulot panjang. Penggunaan lace terbukti jitu karena mampu menimbulkan kesan feminin ketika digunakan oleh para wanita. Kesan feminin yang dihasilkan membuat penggunanya terlihat kalem dan dewasa ketika menggunakan celana kulot yang berbahan lace. Pada praktiknya, biasanya celana lace akan dilapisi oleh kain furing. Lapisan kain furing bertujuan agar celana kulot panjang berbahan lace tidak tembus pandang mengingat bahan lace memiliki motif yang berenda-renda.

BACA JUGA :
15 Alasan Memilih ZenFone 3 Max Sebagai Smartphone Anda

Kelebihan lainnya dari celana kulot yang berbahan lace adalah cara pencuciannya. Saat mencuci, Anda cukup mengunakan shampoo sebagai alat pembersihnya. Kemudian, Anda cukup menguceknya secara lembut tanpa perlu menggunakan mesin cuci. Setelah itu, pada proses pencucian, cukup angin-anginkan saja tanpa perlu sinar matahari langsung. Anda juga dapat menggunakan handuk untuk mengeringkan celana tersebut.