Juragan Review

Nglathak, Makan Sate Klathak Ala Kekinian di Jogja

JuraganReview.com – Nglathak, Makan Sate Klathak Ala Kekinian | Bicara soal makan khas Jogja, selain ada gudeg, nasi kucing angkringan, ada juga yang namanya sate klathak. Sate yang terbuat dari daging kambing muda dan ditusuk degan ruji besi sepeda saat penyajiaanya.

Mengenai sate klathak terkenal di Jogja, sangan banyak sekali khususnya di daerah bantul. Seperti sate klathak Pak Pong dan sate klathak lainnya. Tetapi sate klathak yang kekinian cuma ada di NGLATHAK. Sebuah tempat makan yang berlamatkan di Gg Seruni, Kel. Caturtunggal, Kec. Depok, Kab. Sleman, Yogyakarta. Tidak jauh dari kampus UGM Yogyakarta.

Mengapa dikatakan kekinian? Karena sajian sate klathak yang disajikan tidak biasanya, melainkan dipadukan dengan menu masa kini salah satunya adalah Sate Klathak Mozarella. Selain itu ada minuman khas NGLATHAK yaitu teh biru yang terbuat dari daun telang. Yang ketika dipadukan dengan jeruk nipis maka warnanya akan berubah menjadi ungu.

Sate Klathak NGLATHAK

Sate Klathak NGLATHAK

Untuk tempat sendiri memang tidak terlalu besar, tetapi sangat nyaman untuk kongkow dengan sahabat dan keluarga kalian. Ruangannya juga sangat cozy dengan sentuhan retro gitu. Akan terasa beda seperti menikmati sate klathak yang ada di Imogiri.

Nyate Kambing Ala Jogja

Narsis dan foto – foto

Selain lokasinya yang cozy, banyak spot foto – foto yang bisa kamu abadikan dan kamu bagikan ke sosmed yang kalian miliki. Itung – itung kalian juga bantu promosikan makanan khas Indonesia ini. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan cinta dengan makanan khas negeri sendiri.

Untuk harga juga tidak terlalu mahal, masih masuk untuk kantong mahasiswa. Sate klathak disajikan dengan harga Rp. 18.000 – Rp. 20.000. Untuk minuman juga tidak terlalu mahal, yaitu di Rp. 4.000 – Rp. 10.000. Sate klathak yang dijasikan juga masih seperti biasanya, dengan 2 tusuk sate juga.

Sate Klathak Mozarella

Sate Klathak Mozarella

Selain menu sate klathak, ada juga seperti biasa menu tengkleng, tongseng, dan gulai. Bagi yang gak suka sate bisa coba menu yang lain.

Tengkleng Kuah

Tengkleng Kuah

Yang beda dari warung sate klathak lainnya dengan Nglathak adalah penggunaan daging kambing. Jika biasanya menggunakan daging kambing muda, makan Nglathak menggunakan daging kambing betina yang sudah tidak produktif lagi. Ini untuk menjaga keturunan si kambing. Jika kambing betina yang masih muda dan produktif disembelih, maka otomatis kita dengan sengaja membuat mereka perlahan punah.

BACA JUGA :
Obat Mata Katarak Bisa Dibeli Disekitar Kita

Walapun menggunakan daging kambing yang sudah tua, Nglathak tetap mengutaman kenyamanan bagaimana sensasi makan sate klathak. Maka sate juga disajikan dengan daging yang lembut. Karena sudah dialukan control yang baik sehingga tidak ada juga bau amis (prengus) si kambing.

Nah, untuk kalian mahasiswa yang berada disekitaran UNY dan UGM kalian mesti coba bagaimana sensasi makan sate klathak di NGLATHAK. Karena jarang sekali tempat makan sate klathak yang berada di tengah kota Jogja. Untuk yang masih bingung letak lokasi NGLATHAK, kalian bisa baca data lengkapnya di bawah ini :

Sate Klathak “NGLATHAK”

Alamat: Jalan Gambiran, Karangasem, Gang Seruni No.7, Caturtunggal, Depok, Selman (Dekat Percetakan Kanisius).

Buka: 12.00 WIB – 21.00 WIB (Hari Minggu Libur)

Harga: Rp. 18.000,-

Instagram: @Nglathak

Facebook : NGLATHAK

BACA JUGA :
Beberapa Manfaat Besar Mengkonsumsi Suplemen Fitnes Secara Teratur